Spesialis Menerbitkan Al-Qur'an & Buku Islam Sejak Tahun 2004

Dicontohkan Rasulullah, Inilah Hukum Berdzikir Memakai Jari

PENERBITJABAL.COM, Dicontohkan Rasulullah, Inilah Hukum Berdzikir Memakai Jari! – Sebagian dr kita pasti ada yg berdzikir dgn menggunakan tasbih & ada pula yg menggunakan jari. Namun, ternyata hukum berdzikir memakai jari disunnahkan dalam Islam karena dicontohkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal tersebut karena setiap jari yg digunakan untuk berdzikir akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Lihat Rekomendasi : Penerbit Alquran

Ketahuilah Hukum Berdzikir Memakai Jari

Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu‘anhu, beliau menceritakan:

“Saya melihat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghitung dzikir beliau dgn tangannya.” (HR. Ahmad, hasan oleh Syuaib Al-Arnauth)

Kemudian, dr Yusairah seorang wanita Muhajirah, ia berkata:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata pada kami : “Hendaknya kalian bertasbih (ucapkan subhanallah), bertahlil (ucapkan laa ilala illallah), & bertaqdis (mensucikan Allah), & himpunkanlah (hitunglah) dgn ujung jari jemari kalian karena  itu semua akan ditanya & iajak bicara, janganlah kalian lalai yg membuat kalian lupa dgn rahmat Allah.” (HR. Tirmidzi & Abu Dawud) // Hukum Berdzikir Memakai Jari

Dijelaskan oleh Al Hafidz Ibn Hajar, beliau mengatakan:

“Makna kata ‘al-aqd (menghitung) yg disebutkan pada hadits di atas adalah menghitung jumlah dzikir. Ini merupakan istilah orang Arab, yg bentuknya dgn meletakkan salah satu ujung jari pada berbagai ruas jari yg lain. Satuan & puluhan dgn tangan kanan sementara ratusan & ribuan dgn tangan kiri. Allahu a’alam.” (Nataij Al Afkar fi Takhrij Ahadits Al Adzkar)

Baca Juga : Hukum Zikir Dengan Suara Keras

Dua cara berdzikir dgn jari

Kemudian Ibnu Alan menjelaskan bahwa ada dua cara menghitung dgn tanga, yaitu menghitung dgn ruas jari atau al-aqd bil mafasil & menghitung dgn jari atau al-aqd ashabi’.

Beliau mengatakan,

“Al-aqd bil mafasil (menghitung dgn ruas jari), bentuknya adalah meletakkan ujung jempol pada setiap ruas, setiap kali membaca dzikir. Sedangkan Al-aqd bil ashabi’ (menghitung dgn jari), bentuknya adalah jari digenggamkan kemudian dibuka satu per satu.”     

Dalam suatu riwayat, Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam memerintahkan pada istri-istrinya & kaum wanita dr kalangan sahabatnya untuk berdzikir dgn ruas jari. // Hukum Berdzikir Memakai Jari

Baca Juga : Bacaan Dzikir Untuk Siang Hari

“Hitunglah (dzikir) itu dgn ruas-ruas jari karena sesungguhnya (ruas-ruas jari) itu akan ditanya & akan dijadikan dapat berbicara (pada hari kiamat).” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh al-Hakim & adz-Dzahabi, dihasankan oleh an-Nawawi & al-Hafizh, al-Albani dlm Silsilah Dho’ifah)

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah berdzikir dgn memakai jari harus menggunakan tangan kanan? Sebagian ulama menganjurkan, tatkala kita melakukan dzikir dgn jari-jari, maka yg digunakan adalah tangan kanan. Hal ini didasarkan pada perkataan Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu.

Beliau menceritakan:

“Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdzikir dgn tangan kanannya.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, al-Hakim, al-Baihaqi, dishahihkan al-Albani dlm shahih Abu Dawud)

Atas dasar itulah, sebagian ulama menganjurkan untuk berdzikir dgn jari tangan kanan. Hal ini dikarenakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kerap menggunakan anggota badan bagian kanan untuk melakukan hal yg baik. // Hukum Berdzikir Memakai Jari

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam suka mendahulukan bagian yg kanan tatkala mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci, & dlm semua urusan beliau.” (HR. Bukhari)

Demikian pembahasan artikel mengenai hukum berdzikir menggunakan jari, mudah-mudahan bermanfaat & mudah-mudahan dgn selalu berdzikir pada Allah kita selalu dekat & keimanan & ketaqwaan kita semakin meningkat & kuat. Aamiin Allahuma Aaamiin.

Tertarik untuk memesanan alquran atau buku-buku islam di Penerbit Jabal? Silahkan buka website kami www.penerbitjabal.com. Selanjutnya, sampaikan kebutuhan pesanan Anda pada admin kami.

Kontak Penerbit Jabal

HP/WA: 0853 1512 9995/ 0878 2408 6365
Telp/Fax: 022-7809282
Email: penerbit_jabal@yahoo.com

Jl. Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung Jawa Barat, Indonesia

Baca Artikel Lainnya :

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
penerbit alquran

Penerbit Jabal

Selamat datang di Penerbit Jabal. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Ada yang bisa kami bantu?