Spesialis Menerbitkan Al-Qur'an & Buku Islam Sejak Tahun 2004

Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat, Begini Penjelasannya

Penerbitjabal.com, Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat, Begini Penjelasannya

Sebagai manusia, tentu kita selalu melakukan gerakan. Bahkan saat tidur malam hari, tanpa sadar kita tetap bergerak karena pasalnya kita adalah makhluk hidup. Namun, apa hukumnya dlm shalat jika kita melakukan pergerakan tiga kali? Simak penjelasannya di bawah.

[ Baca Artikel : Hukum Sengaja Tidak Membayar Hutang, Jangan Remehkan! ]

Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

Dalam shalat ada gerakan yg membatalkan & tak membatalkan shalat. Ada 14 gerakan yg dapat membatalkan shalat & iantaranya adalah gerakan tiga kali berturut-turut yg dilakukan anggota tubuh seperti kepala, tangan, kaki & sebagainya sebanyak tiga kali berturut-turut.

Ulama mengatakan bahwa bergerak 3 kali diluar gerakan shalat, maka akan menyebabkan shalatnya batal. Hal lainnya pula menjelaskan jika 3 gerakan itu dilakukan dengan-cara terpisah atau dgn jeda cukup lama, maka tak ianggap membatalkan shalat.

Hal ini terdapat dlm kitab Fath al-Muin yg berbunyi :

“Menggerakan tangan & mengembalikannya dengan-cara beriringan dihitung satu hitungan, begitu pula mengangkat tangan dr dada & meletakkan tangan di tempat menggaruk dihitung satu hitungan jika dilaksanakan dengan-cara langsung (ittishal), jika tak langsung maka setiap jeda dihitung satu kali hitungan. Ketentuan ini berdasarkan penjelasan yg dijelaskan oleh guruku (Imam Ibnu Hajr).” (Syekh Zainudin al-Maliabari, Fath al-Mu’in, juz 1, halaman 251)

Berbeda dgn pergerakan kecil seperti gerakan bibir, lidah & mata. Hal tersebut diperbolehkan namun dgn dalih, telapak tangan tak ikut gerak, maka shalatnya sah-sah saja. // Artikel Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

[ Artikel Lainnya :  Hukum Berdzikir Memakai Jari ]

Hal Makruh Gerakan Dalam Shalat

Selain ada yg tak diperbolehkan, ada pula hal makruh dlm shalat mengenai gerakan. Kenapa bisa makruh? Gerakan bisa membuat makruh dlm shalat jika dilakukan dgn sengaja & dilakukan berulang kali sampai shalat selesai.

Hal tersebut disampaikan dlm kitab Fath al-Muin.

“Shalat tak batal dgn gerakan yg ringan, meskipun dlm jumlah yg banyak & dilakukan beriringan, hanya dihukumi makruh. Seperti menggerakan satu jari atau beberapa jari untuk menggaruk (kulit) atau bertasbih besertaan tetapnya (tidak bergeraknya) telapak tangan. Atau bergeraknya pelupuk mata, bibir, zakar & lisan karena bagian tubuh tersebut mengikuti terhadap tempat menetapnya seperti jari-jari (mengikuti tangan).” (Syekh Zainuddin al-Maliabari, Fath al-Muin, juz 1, Halaman 250)

Kisah Rasulullah SAW

Jadi hukum bergerak sebanyak 3 kali dlm shalat adalah batal & ianggap tak sah shalatnya. Gerakan yg dimaksud adalah gerakan mencolok seperti menggerakan kepala, tangan & kaki diluar gerakan shalat. // Artikel Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

Namun dlm kasus lain, Riwayat dr Abu Qotadah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW shalat sambil menggendong Umamah putri Zainab binti Rasulullah SAW. Apabila beliau sujud, beliau letakkan Ummah & apabila beliau bangkit, beliau menggendongnya. (HR. Bukhari 516, Muslim 543 & yg lainnya)

Lalu Rasul pula bergerak maju, hal ini disampaikan dlm hadits.

“Saya menyediakan air untuk Rasulullah SAW kemudian beliau berwudhu & memakai sarung, kemudian gue berdiri (jadi makmum) di sebelah kiri beliau, kemudian beliau memindahkanku ke sebelah kanannya. Lalu datang orang lain & ia berdiri di disebelah kiri beliau ternyata beliau malah maju & melanjutkan shalat.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1536)

[ Artikel Terkait : Syarat Dan Rukun Shalat 5 Waktu ]

Rasulullah SAW membuka pintu.

Hal ini dikutip dr Aisyah RA yg menceritakan bahwa, “Saya minta dibukakan pintu, sementara Rasulullah SAW sedang shalat sunah & pintu ada di arah kiblat. Kemudian beliau berjalan serong kanan atau serong kiri, lalu membuka pintu & kembali ke tempat shalatnya.” (HR. Nasai 1206, Abu Daud 922 & dihasankan al-Albani)

Dari kisah iatas kita mengetahui bahwa Rasulullah SAW melakukan gerakan lebih dr 3 kali & Rasul tak sama sekali membatalkan shalatnya. Dan ini menunjukan bahwa gerakan lebih dr 3 kali diluar gerakan shalat tak membatalkan shalat. // Artikel Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

Kenapa bergerak 3 kali diluar gerakan shalat dikatakan batal dlm shalat?

Imam Ibnu Al-Utsaimin menjelaskan bahwa gerakan selain bagian dr shalat yg dilakukan tatkala shalat tak dengan-cara sah bisa membatalkan shalat. Gerakan tersebut bisa membatalkan shalat jika memenuhi syarat di bawah ini :

  1. Sering
  2. Bukan bagian dr gerakan shalat
  3. Tidak ada kebutuhan mendesak
  4. Berturut-turut, artinya tak terpisah

Karena shalat adalah ibadah sakral antara manusia dgn Allah SWT maka sebaiknya kita meminimalkan segala bentuk kesalahan tatkala shalat. Semoga kita semua selalu menunaikan ibadah shalat &gan teratur & sesuai dgn syariat & ketentuan dlm Islam sebagai muslim yg taat pada perintah-Nya. // Artikel Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

[ Mungkin Anda Tertarik : Al Quran Untuk Wanita ]

PENERBIT JABAL : Spesialis Menerbitkan Al Quran & Buku Islam Sejak Tahun 2004

Indonesia menjadi salah satu negara yg berpenduduk dgn jumlah muslim terbanyak di dunia. Maka untuk lebih menyebarkan syiar Islam, Al Quran harus dicetak sebanyak mungkin guna mengenalkan Al Quran sebagai panduan hidup bagi umat Islam.

Bagi Anda yg ingin bermitra ataupun ingin membeli produk Al Quran berkualitas terbitan Penerbit Jabal dengan harga murah, silahkan datang ke Jalan Desa Cipadung No 47 Cibiru Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Informasi & Pemesanan pemesanan silahkan klik “Chat Via WhatsApp” di bawah ini. // Artikel Hukum Bergerak 3 Kali Dalam Shalat

Untuk cek ketersedian stock produk di penerbitjabal.com jangan sungkan untuk bertanya pada admin kami.

Lihat Juga Artikel Lainnya :

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
penerbit alquran

Penerbit Jabal

Selamat datang di Penerbit Jabal. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Ada yang bisa kami bantu?