Spesialis Menerbitkan Al-Qur'an & Buku Islam Sejak Tahun 2004

Pesan Rasul Kepada Muadz: Jagalah Lisanmu

Pesan Rasul Pada Muadz – Salah satu cara mengukur & menilai kesempurnaan iman seseorang adalah dgn melihat kata-kata yg selalu ia ucapkan. Jika kata-kata yg diucapkan selalu mengandung kebaikan, penuh hikmah, membawa kemaslahatan untuk orang banyak, maka itu tanda bahwa keimanannya sempurna.

Sebaliknya, jika yg diucapkan selalu mengandung kebencian, buruk sangka, membuat resah & menyakiti orang lain, maka itu tanda bahwa imannya lemah.

Nabi SAW bersabda; “Iman seorang hamba tak akan istiqamah hingga hatinya istiqamah. Dan hatinya tak akan istiqamah hingga lisannya istiqamah. Dan orang yg tetangganya tak aman dr kejahatan-kejahatannya, ia tak akan masuk surga.” (HR. Ahmad). | Penerbit Alquran

Pesan Rasul Pada Muadz – Dalam sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi dikisahkan bahwa dlm suatu tatkala Mua’dz bin Jabal berjalan pagi bersama Nabi SAW. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Mu’adz untuk minta petunjuk pada Nabi SAW mengenai jalan keselamatan menuju surga & jauh dr neraka. “Wahai Rasulullah, beritahulah saya tentang suatu perbuatan yg bisa memasukkan saya ke surga & menjauhkan saya dr neraka,” tanya Mu’adz seraya minta petunjuk.

Nabi SAW menjawab, “Kamu telah bertanya padaku tentang sesuatu yg agung. Sungguh sedikit orang yg dimudahkan oleh Allah untuk bertanya tentang hal itu.”

Pesan Rasul Pada Muadz – Kemudian beliau melanjutkan, “(Amal itu adalah) ananda menyembah Allah tanpa menyekutukan-Nya dgn apa pun, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, puasa pada bulan Ramadhan, berhaji ke Baitullah.” | Penerbit Alquran

Kemudian beliau bertanya pada Muadz, “Maukah ananda jika gue memberitahumu tentang pintu-pintu kebaikan?. Tanpa menunggu respon dr Mu’azd, Nabi SAW melanjutkan, “Puasa itu adalah perisai, sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air dapat memadamkan api, serta shalat seseorang pada kesunyian malam (qiyamul lail).”

Kemudian Nabi SAW membaca firman Allah Ta’ala, “Lambung mereka jauh dr tempat tidurnya, sedang mereka berdoa pada Tuhannya dgn rasa takut & harap, & mereka menafkahkan sebagian dr rezeki yg Kami berikan pada mereka. Seorangpun tak mengetahui apa yg disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yg menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yg telah mereka kerjakan.” (QS. As-Sajdah: 16-17).

Beliau kemudian bertanya lagi, “Maukah ananda jika gue memberitahumu tentang penghulu segala sesuatu, tiang segala sesuatu, & puncak segala sesuatu?.

“Dengan senang hati, wahai Rasulullah,” jawab Mu’adz.

Beliau bersabda, “Pokok segala urusan adalah Islam, pilarnya adalah shalat, & puncaknya adalah jihad.”

Untuk kesekian kali, beliau bertanya lagi pada Mu’adz, “Maukah ananda jika gue memberitahumu raja dr seluruh itu?.

“Dengan senang hati, wahai Rasulullah,” jawab Mu’adz.

Kemudian Rasulullah memegang mulut Mua’adz seraya berkata, “Jagalah (tahanlah) mulutmu seperti ini.”

“Wahai Nabi Allah, apakah kami akan disiksa karena kata-kata yg kami ucapkan?, tanya Mu’adz.

Pesan Rasul Pada Muadz – Nabi SAW menjawab, “Ibumu merasa kehilangan ananda, (celakalah) wahai Mu’adz. Tidaklah manusia dicebloskan ke dlm neraka dgn diseret di atas wajah atau dahinya kecuali disebabkan oleh kata-kata yg diucapkan oleh mulut mereka.” | Penerbit Alquran

Baca Juga :

  • Daftar Harga Al Quran di Penerbit Jabal
  • Jual Al Quran Mushaf Madinah
  • Keranjang belanja

    Tidak ada produk di keranjang.

    Kembali ke toko
    penerbit alquran

    Penerbit Jabal

    Selamat datang di Penerbit Jabal. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

    Ada yang bisa kami bantu?